08 Maret 2012
KRITIK DIRI
Tulikan telinga lalu menulislah sesuka hati , cukup hati yang mendengar biarkan pena terayun mengalun memainkan melodi rindu, benci, marah, jengah atau apalah namanya persetan sajalah hidup cuman sekali ini.
Nikmati dan resapi seperti saaat membuang nafsu dikamar mandi, terbangkan imajimu bakar semua penat menarilah bersama gerah sampaikanlah pesannmu. Semilir angin perubah datang dengan anggun menepuk pundak, namun sekejap saja datang rasa malas merangkul raga membenamkan jiwa dalam maya mimpi tanpa akhir, mimpi yang takan pernah terealisasi tanpa kerja keras, jangan salahkan semua mimpimu bila tak jadi nyata tapi berkacalan dengan cermin yang berbeda, lihat dengan seksama perhatikan setiap keajaiban yang pernah terlewati.
Langganan:
Komentar (Atom)
Designed By: Blogger Templates | gnulinux.org
